profile
Saya Albert Jungki Wenas, ST menawarkan jasa untuk upgrade penerangan lampu kendaraan, aksesoris lampu kendaraan, dan merubah estetika lampu kendaraan tanpa melanggar UU jalan raya yang berlaku.
Belajar dari pengalaman pribadi, hobi elektronika dan otomotif mencoba mengaplikasikan ilmu diperkuliahan dengan membuat lampu gas discharge burner yg lebih dikenal dengan istilah balast....dan pertama dibuat dan diapliaksikan di mobil sendiri. Seiring berjalannya waktu lampu HID konversion kit buatan china masuk ke Indonesia dengan harga terjangkau. Saya mulai memperhatikan kualitas-kualitas balast mana yang baik dan mana yang kurang baik.
Disaat itu saya mulai merekomen teman-teman/saudara, jika ingin memakai lampu HID dari product yang menurut saya teruji dari kharakter output tegangan, faktor daya, dll
Dari sanalah saya Albert Jungki Wenas, ST melihat peluang bisnis usaha lampu HID dengan membuka toko di Lindeteves Trade Center tak lama kemudian mendapat tawaran dari perusahaan yang bergerak di bidang import barang china untuk membuka bengkel lampu, dan saya sebagai kepala bengkel, Setelah 1 tahun berjalan saya berinisiatif untuk membuka workshop sendiri yang sekarang berdiri di JL. jelambar selatan 17 blok M5, grogol Jakarta Barat.
kenapa harus lampu HID ?
ada 2 kharakter orang mengganti lampu HID di kendaraannya:
1. untuk fashion
2. untuk melihat jalan di malam hari, karena banyak jalan berlubang dan kurangnya lampu penerangan jalan.
setelah beberapa lama lampu HID booming, di jalan-jalan protokol hampir setiap mobil lewat memakai lampu HID..banyaknya kendaraan yang menggunakan lampu HID, mengakibatkan polusi cahaya...karena lampu HID menyebabkan sorotan sinar lampu glare/bias.
pemakaian lensa projector dapat menghilangkan sinar yang bias tersebut, mulai dari saat itu saya membuka jasa retrofit projector, yaitu mencangkokan lensa projector dari mobil-mobil built up yang bawaannya telah mekai lensa projector dan lampu HID ke mobil lokal dengan ditambah aksesoris pemanis seperti angel eyes.
|